Begitu kabar yang dibocorkan pejabat anonim, dimuat
The New York Times awal pekan ini. Dia mengatakan bahwa Trump akan secara resmi menyampaikan nominasi tersebut besok hari (Rabu, 6/2).
Nominasi Malpass berpotensi memicu perdebatan publik, mengingat komentar-komentar miring yang pernah dilontarkannya di masa lalu soal peran lembaga multilateral tersebut.
Tidak berbeda dengan Trump, Malpass di masa lalu kerap mempertanyakan ruang lingkup dan misi lembaga internasional seperti Bank Dunia.
Dia pernah mengatakan bahwa lembaga-lembaga tersebut telah tumbuh lebih mengganggu dan perlu fokus kembali. Kecenderungan yang lebih besar menuju multilateralisme, katanya, telah berjalan terlalu jauh.
Sudut pandang itu sejalan dengan skeptisme yang lebih luas yang ditunjukkan oleh pemerintahan Trump terhadap berbagai struktur yang sering disebut tatanan internasional liberal, termasuk Organisasi Perdagangan Dunia, Organisasi Perjanjian Atlantik Utara, Uni Eropa dan sejumlah perjanjian internasional.
Baru minggu lalu, pemerintahan Trump mengumumkan bahwa mereka telah menangguhkan perjanjian senjata nuklir dinegosiasikan oleh Presiden Ronald Reagan pada tahun 1987 dengan Rusia. Langkah itu membuat dunia ketar-ketir karena berpotensi menyebabkan terjadinya perlombaan senjata.
Bank Dunia sendiri diketahui dikendalikan oleh negara-negara paling maju di dunia dan meminjamkan uang kepada negara-negara berkembang untuk proyek-proyek infrastruktur dan pembangunan.
Dari perannya di Departemen Keuangan Amerika Serikat, Malpass menekan Bank Dunia tahun lalu untuk berkomitmen pada serangkaian perubahan bahkan ketika dia bergerak untuk menambah modalnya.
[mel]
BERITA TERKAIT: