Selama 15 tahun terakhir, tak kurang dari 50 persen diplomat baru Indonesia adalah perempuan.
"Selain itu di tingkat nasional, peran perempuan dalam pemerintahan juga meningkat, dimana 25 persen menteri kabinet Indonesia adalah perempuan dan memegang posisi strategis," kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi saat menjadi pembicara kunci dalam pertemuan yang membahas mengenai isu “What’s Next for Women, Peace and Security in the Middle East and North Africa: The Potential of National Action Plans†di Markas Besar PBB, New York, (24/1).
Retno mengatakan perempuan memegang peranan penting di dalam pencegahan konflik, manajemen konfik dan bina damai pasca konflik.
"Karenanya, masyarakat internasional perlu terus mendorong penguatan peran perempuan dalam penanganan perdamaian dan keamanan internasional,â€tegas Menlu Retno.
[hta]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: