Trump melakukan perjalanan ke pangkalan udara al-Asad, sebelah barat Baghdad, untuk berterima kasih kepada personil angkatan bersenjata atas apa yang telah mereka capai di Irak terhadap kelompok militan ISIS.
"Dua tahun lalu ketika saya menjadi presiden mereka (ISIS) adalah kelompok yang sangat dominan, hari ini mereka tidak lagi dominan. Pekerjaan bagus," kata Trump kepada para tentara Amerika Serikat.
"Kita bukan lagi pengisap, teman-teman," katanya.
"Kita dihormati lagi sebagai bangsa," sambungnya.
Trump ditemani oleh Ibu Negara Melania Trump dalam perjalanan perdana kepresidenannya ke zona perang.
Saat ini diketahui ada lebih dari 5.000 tentara Amerika Serikat yang berada di Irak. Mereka bertugas untuk melatih dan memberi nasihat kepada pasukan lokal, yang berjuang melawan sisa-sisa ISIS setelah mengikuti serangkaian kemenangan tahun lalu.
Dalam kunjungan itu, Trump juga mengumumkan bahwa ia telah memperoleh kenaikan gaji yang cukup besar untuk pasukan.
Beberapa penasihatnya telah menyarankan kenaikan gaji sebesar 2, 3 atau 4 persen. Namun Trump meminta lebih.
"Saya berkata, 'Tidak. Jadikan 10 persen. Jadikan lebih dari 10 persen.' Karena sudah lama, sudah lebih dari 10 tahun," seloroh Trump seperti dimuat
BBC.
[mel]
BERITA TERKAIT: