
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan kepada Presiden Turki Tayyip Erdogan bahwa Washington tengah bekerja untuk mengekstradisi ulama Muslim yang dituduh mendalangi kudeta Turki yang gagal pada tahun 2016, Fethullah Gulen.
Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu mengatakan bahwa hal itu disampaikan Trump saat bertemu Erdogan di KTT G20 di Argentina akhir bulan lalu.
"Di Argentina, Trump mengatakan kepada Erdogan mereka bekerja untuk mengekstradisi (Fethullah) Gulen dan orang lain," kata Cavusoglu akhir pekan kemarin (Minggu, 16/12), seperti dimuat
Reuters.
Belum ada konfirmasi dari pihak Amerika Serikat mengenai hal ini.
Turki sendiri diketahui telah lama mencari ekstradisi Gulen, yang telah tinggal di pengasingan Amerika Serikat selama hampir dua dekade.
Dia dituding sebagai sosok yang mendalangi kudeta gagal tahun 2016 lalu.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: