Piramida yang juga dikenal sebagai Khufu atau Cheops itu adalah salah satu dari tujuh keajaiban dunia kuno.
Jaksa akan menyelidiki apakah video itu asli atau tidak, dan jika demikian bagaimana mereka mampu memanjat piramida setinggi 140 meter tersebut.
Para pejabat Mesir mulanya berasumsi bahwa rekaman itu palsu. Namun ada protes dan kecaman dari masyarakat Mesir atas beredarnya video tersebut dan menuntut pemerintah untuk memastikan apakah video itu asli atau palsu.
Menteri barang antik Mesir Khaled al-Anani, mengatakan kepada anggota parlemen awal pekan ini bahwa jaksa sedang menyelidiki apakah pasangan Denmark tersebut benar-benar memfilmkan video porno eksplisit di situs terkenal di Giza atau hanya rekayasa.
Dia menyebut bahwa penyebaran video semacam itu merupakan pelanggaran moral publik. Demikian seperti dimuat
BBC.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: