Begitu kabar yang dimuat
Reuters (Jumat, 7/12).
Bank UCO milik negara India diperkirakan akan mengumumkan mekanisme pembayaran baru dalam 10 hari ke depan.
"Perjanjian telah ditandatangani oleh pemerintah India dan Iran pada 2 November 2018, untuk pembayaran minyak dalam rupee dan 50 persen dari dana tersebut telah dialokasikan untuk ekspor," kata dokumen pemerintah India yang dilihat media.
Untuk diketahui, setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menarik diri dari perjanjian nuklir 2015 dengan Iran pada bulan Mei dan menjatuhkan kembali sanksi ekonomi, dia memperingatkan bahwa setiap negara atau perusahaan yang melakukan transaksi dengan Tehran dapat menghadapi sanksi sekunder.
Namun India, yang merupakan pembeli terbesar kedua minyak Iran, memenangkan pengecualian dari sanksi Washington.
Di bawah pembebasan 180 hari, perusahaan India diizinkan untuk mengimpor maksimum 300.000 barel minyak mentah per hari.
[mel]
BERITA TERKAIT: