Wabah Kolera Memburuk, Pemerintah Sanaa Sterilkan Pasokan Air

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Minggu, 02 Desember 2018, 20:37 WIB
Wabah Kolera Memburuk, Pemerintah Sanaa Sterilkan Pasokan Air
Ilustrasi konflik di Yaman/Net
rmol news logo Otoritas di ibukota Yaman, Sanaa mensterilkan pasokan air di sumur, jaringan distribusi dan rumah untuk membantu membendung wabah kolera terburuk di dunia.

"Kami menerima informasi mengenai kasus kolera yang dilaporkan dari Kementerian Kesehatan, kemudian tim mensterilkan rumah (di mana kasus kolera dilaporkan) dan 20 rumah di sekitarnya," kata Menteri Air Yaman, Nabeel Abdullah al-Wazeer.

"Kami bekerja dari rumah ke rumah dan mensterilkan air sumur. Kami juga bekerja di tangki yang dipasang di bus, yang mengangkut air di sektor swasta kepada warga, serta mensterilkan lembaga-lembaga lokal yang mendistribusikan air," sambungnya seperti dimuat Reuters.

Diketahui bahwa hampir empat tahun perang antara koalisi yang dipimpin Saudi dan kelompok Houthi di Yaman telah menyebabkan sistem kesehatan dan sanitasi di Yaman buruk.

Sejak tahun 2017 lalu, tercatat setidaknya ada sekitar 1,2 juta kasus dugaan kolera yang telah dilaporkan dengan 2.515 kematian.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan pada Oktober lalu bahwa penyebaran wabah semakin memburuk dengan sekitar 10.000 kasus yang diduga sekarang dilaporkan per minggu, dua kali lipat tingkat rata-rata untuk delapan bulan pertama 2018. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA