Platform media sosial tersebut, dalam sebuah pernyataan, mengatakan telah menangguhkan akun
@putinRF_eng karena melakukan peniruan. Akun itu ditangguhkan setelah pihak Twitter mendapat laporan valid dari pejabat Rusia.
Akun ini dilaporkan dibuat pada tahun 2012 dan diposting terutama link resmi ke penampilan publik Putin.
Akun itu telah mengumpulkan hampir satu juta pengikut. Banyak pengikutnya percaya bahwa akun itu benar-benar akun resmi Putin dalam versi bahasa Inggris,
Twitter mengatakan, setelah menerima saran dari pejabat Rusia, akun itu melanggar kebijakan peniruan identitasnya.
"Akun Twitter yang menggambarkan orang lain dengan cara yang membingungkan atau menipu dapat ditangguhkan secara permanen," begitu keterangan dari Twitter seperti dimuat
BBC.
Namun demikian, belum jelas siapa sosok di balik akun palsu tersebut.
[mel]
BERITA TERKAIT: