Darurat Militer Ukraina Perburuk Ketegangan Dengan Rusia

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Selasa, 27 November 2018, 20:12 WIB
rmol news logo Pemerintah Rusia menegaskan bahwa sikap pemerintah Ukraina yang menerapkan keadaan darurat militer pasca perampasan tiga kapal di Selat Kerch, berpotensi menciptakan ketegangan.

"Pengenaan undang-undang darurat militer di berbagai daerah berpotensi menyebabkan ancaman peningkatan ketegangan di wilayah konflik, di selatan-timur (Ukraina)," kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov pada Selasa (27/11) seperti dimuat Reuters.

Diketahui bahwa pemerintah Ukraina memberlakukan darurat militer selama 30 hari mulai Senin (26/11) kemarin di beberapa bagian negara yang paling rentan terhadap serangan dari Rusia.

Langkah itu diambil setelah Presiden Petro Poroshenko memperingatkan ancaman sangat serius dari invasi tanah pasca insiden sehari sebelumnya, di mana tiga kapal Angkatan Laut Ukraina dirampas di Selat Kerch. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA