Lewat Dekrit, Milisi Syiah Irak Secara Formal Dilantik Jadi Pasukan Keamanan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Jumat, 09 Maret 2018, 12:28 WIB
Lewat Dekrit, Milisi Syiah Irak Secara Formal Dilantik Jadi Pasukan Keamanan
Pasukan Mobilisasi Populer (PMF)/Reuters
Kecil Besar
rmol news logo Perdana Menteri Irak Haider al-Abadi mengeluarkan sebuah dekrit pada hari Kamis (8/3) yang meresmikan masuknya kelompok paramiliter Syiah di pasukan keamanan negara tersebut.

Menurut keputusan tersebut, anggota milisi Syi'ah, berbagai kelompok milisi yang dikenal secara kolektif sebagai Pasukan Mobilisasi Populer (PMF), yang sebagian besar didukung dan dilatih oleh Iran, akan diberi banyak hak yang sama dengan anggota militer.

Di bawah keputusan itu, seperti dimuat Reuters, anggota paramiliter akan diberi gaji setara dengan anggota militer di bawah kendali Kementerian Pertahanan.

Selain itu, mereka juga akan tunduk pada hukum dinas militer dan akan mendapatkan akses ke institusi militer dan perguruan tinggi.

Parlemen Irak sendiri telah mengeluarkan sebuah undang-undang pada tahun 2016 untuk membawa PMF ke aparatur negara, dengan milisi melapor langsung kepada perdana menteri. [mel]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA