Namun demikian, dia mengutarakan keinginannya untuk memimpin sebuah pemerintahan di pengasingan dan melanjutkan perjalanannya untuk mendapatkan kemerdekaan Catalunya dari pelariannya di Belgia.
Berbicara kepada media
The Guardian, sehari setelah dia mengumumkan bahwa dia mundur dari kursi kepresidenan, Puigdemont mengatakan bahwa dia akan menggunakan "Dewan Republik" yang baru untuk mengkoordinasikan dan melanjutkan usaha separatis tersebut.
"Ini seperti pemerintah di pengasingan," katanya.
"Itu tidak ada dalam bayang-bayang. Kami lebih suka bekerja di tempat bebas tanpa ancaman atau ketakutan. Ini harus bertindak tanpa masalah keadilan Spanyol atau polisi. Ini kabinet atau pemerintahan yang harus mewakili realitas politik kita," sebutnya.
"Ini akan mewakili keragaman (Catalunya). Saya akan mengajak semua pihak lain untuk ambil bagian. Dewan harus memiliki perwakilan dari masyarakat lokal dan masyarakat sipil. Kami akan beralih dari sistem pemerintahan lama untuk masyarakat ke sistem baru bersama rakyat," tambahnya.
Puigdemont mengatakan bahwa dia akan menjadi presiden dewan tersebut.
[mel]
BERITA TERKAIT: