Israel Gunakan Pariwisata Untuk Legitimasi Perluasan Permukiman

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Jumat, 02 Februari 2018, 13:07 WIB
Israel Gunakan Pariwisata Untuk Legitimasi Perluasan Permukiman
Israel/Net
rmol news logo Sebuah laporan yang diobuat oleh sekelompok diplomat Uni Eropa di Yerusalem al-Quds yang diduduki Israel telah mengungkapkan bahwa rezim Tel Aviv menggunakan situs arkeologi dan pariwisata tersebut untuk membenarkan kehadiran dan perluasan permukiman di lingkungan Palestina di kota suci itu.

Dalam laporan yang diperoleh media Inggris The Guardian, menyatakan bahwa proyek-proyek Israel di Yerusalem Timur al-Quds digunakan sebagai alat politik untuk memodifikasi narasi sejarah dan untuk mendukung, melegitimasi dan memperluas permukiman.

"Yerusalem Timur (al-Quds) adalah satu-satunya tempat di mana taman Israel dinyatakan di pemukiman penduduk," begitu bunyi laporan itu seperti dimuat ulang Press TV.

Laporan tersebut juga menyajikan gambaran suram tentang situasi keseluruhan di Yerusalem al-Quds, merujuk pada marginalisasi warga Palestina, yang merupakan sekitar 37% populasi kota.

"Kota ini sebagian besar tidak lagi menjadi pusat ekonomi, perkotaan dan komersial Palestina dulu," kata laporan tersebut. [mel]

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA