Menurut Andrew Schroeder, direktur penelitian dan analisis untuk Bantuan Langsung nirlaba medis global pekan ini, situasi serius di Puerto Riko tetap membutuhkan dukungan yang signifikan untuk beberapa waktu ke depan.
"Bantuan Langsung berencana untuk terus memberikan dukungan ekstensif di seluruh sistem kesehatan di masa yang akan datang," jelasnya seperti dimuat
Al Jazeera.
Wilayah pulau milik Amerika Serikat itu sendiri sebelum dihantam Badai Maria menghadapi krisis utang. Pasca badai, kondisi semakin buruk karena banyak infrastruktur dan gedung hancur dihantam badai.
Puerto Riko berhutang pada kreditur lebih dari 70 miliar dolar AS dengan tambahan 43 miliar dolar AS.
Badai Maria sendiri menhantam pulau pada 20 September lalu dengan kekuatan 250 km per jam. Badai mengakibatkan 55 orang tewas dan menyebabkan ratusan lainnya luka-luka.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.