Media pemerintah Korea Utara seperti dimuat ulang
Reuters mengklaim bahwa rudal balistiknya ini dapat mencakup seluruh wilayah Amerika Serikat.
Rudal tersebut adalah yang paling kuat di Korea Utara, dan terbang sejauh 950 km selama 53 menit hingga mencapai ketinggian 4.475 km.
Ini adalah rangkaian tes senjata terbaru yang telah menimbulkan ketegangan. Pyongyang terakhir meluncurkan rudal balistik pada bulan September lalu. Korea Utara terus mengembangkan program nuklir dan misilnya meski ada kecaman dan sanksi global.
Dewan Keamanan PBB dijadwalkan mengadakan sidang darurat untuk membahas uji coba terakhir.
Menanggapi hal tersebut, Presiden Korea Selatan Moon Jae-in mengatakan bahwa teknologi rudal Korea Utara tampaknya telah meningkat, menyusul peluncuran rudal balistik antar benua yang mendarat di dekat Jepang.
Moon menelepon Presiden Amerika Serikat Donald Trump segera setelah peluncuran tersebut. Kedua kepala negara mengatakan bahwa mereka akan berbicara lebih jauh mengenai tindakan untuk menanggapi provokasi terbaru Korea Utara.
[mel]
BERITA TERKAIT: