Ada Boikot Oposisi, Pelantikan Presiden Kenya Dijaga Ketat

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Selasa, 28 November 2017, 13:28 WIB
Ada Boikot Oposisi, Pelantikan Presiden Kenya Dijaga Ketat
Uhuru Kenyatta/Net
rmol news logo Pengamanan ditingkatkan di ibukota Kenya Nairobi di hari pelantikan Uhuru Kenyatta untuk masa jabatannya keduanya (Selasa, 28/11).

Upacara pelantikan tersebut dilakukan di sebuah stadion olahraga di Nairobi pada pukul 10.00 waktu setempat. DIperkirakan ada sekitar 60.000 orang hadir dan layar raksasa telah dipasang di luar untuk mereka yang tidak dapat masuk.

Lebih dari 20 kepala negara atau menteri senior juga diprediksi hadir. Di antara para pemimpin asing yang diharapkan hadir adalah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Presiden Uganda Yoweri Museveni dan Presiden Rwanda Paul Kagame.

Wakil Presiden Kenyatta, William Ruto, juga akan dilantik.

Pengamanan ketat dilakukan mengingat koalisi oposisi Kenya telah meminta para pendukungnya untuk memboikot pelantikan tersebut dan menggelar aksi unjuk rasa untuk mengenang orang-orang yang tewas dalam bentrokan sejak pemilihan Agustus.

Pemimpin oposisi, Raila Odinga merupakan sosok yang gencar mendorong boikot meski ada larangan polisi.

Situasi politik di negara tersebut menghangat sejak pemilihan presiden Agustus lalu dibatalkan oleh Mahkamah Agung atas apa yang disebutnya "penyimpangan". Pemilihan ulang dilakukan pada 26 Oktober dan memunculkan Kenyatta sebagai pemenang dengan 98 persen suara dengan jumlah pemilih kurang dari 39 persen. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA