Hal itu ia sampaikan saat datang di kota yang paling parah terkena dampaknya, Sarpol-e Zahab. Di lokasi tersebut, ia menunjuk dua bangunan, salah satunya runtuh sementara yang lain tidak.
"Siapa yang harus disalahkan?" tanya Rouhani.
"Inilah isu yang harus kita ikuti, kita harus menemukan penyebabnya dan orang-orang menunggu kita untuk mengenalkan pelakunya. Kami akan melakukan itu," tegasnya seperti dimuat
BBC.
"Perhatikan, beberapa rumah ini sangat baru, beberapa di antaranya telah dibangun oleh pemerintah dan mereka belum terlalu tua," kata Rouhani.
"Namun, Anda bisa melihat beberapa bangunan roboh. Bagaimana itu bisa terjadi?" sambungnya.
Akibat gempa di perbatasan Iran dan Irak akhir pekan kemarin, ada lebih dari 400 orang tewas dan hampir 8.000 lainnya cedera. Namun demikian, lebih banyak orang diperkirakan telah meninggal dan dimakamkan tanpa sertifikat kematian, yang berarti mereka tidak termasuk dalam angka resmi.
[mel]
BERITA TERKAIT: