Ini adalah tahun keenam berturut-turut Kedubes Kolombia di Jakarta berpartisipasi dalam kegiatan serupa.
Dalam kegiatan tahun ini, Kedubes Kolombia akan mempromosikan budaya pra-Columbus melalui representasi permata yang diciptakan pada saat kelahiran Legendea Dorado yang berhubungan seperti ketika kepala suku asli pegunungan Andes Kolombia mengambil alih pemerintahannnya, ia dimandikan dengan debu keemasan dan terendam dengan beberapa benda emas di laguna Guatavita, sebagai bagian dari upacara untuk memohon kepada dewa yang berdiam di bagian bawah danau.
Begitupun tas tradisional buatan tangan masyarakat adat Wayuu dari bagian utara Kolombia serta permata yang dijalin dengan manik-manik berwarna mewakili keragaman bentuk dan warna alam di selatan Kolombia.
Sebagai informasi, WIC sendiri merupakan organisasi niralaba yang antara lain bertujuan untuk mempromosikan perolehan sumber daya yang mendukung karya-karya untuk perbaikan sosial di sejumlah panti asuhan, panti jompo, sekolah bagi penyandang disabilitas, pusat rehabilitasi mental dan rumah sakit umum.
Bazar amal itu sendiri menghadirkan lebih dari 50 misi diplomatik dan dipimpin terutama oleh pasangan Duta Besar misi diplomatik di Jakarta. Mereka akan memiliki anjungan masing-masing negara di mana mereka akan dapat mengetahui sedikit banyak mengenai budaya, seni, masakan dan berbagai produk khas negara masing-masing.
[mel]
BERITA TERKAIT: