Ini adalah kali pertama wanita di Arab Saudi tidak lagi dilarang untuk masuk stadion dan menonton acara olahraga. Kebijakan tersebut akan mulai resmi berlaku pada awal tahun depan.
Tiga kota besar di mana wanita akan diizinkan masuk ke stadionnya adalah Riyadh, Jeddah dan Dammam. Otoritas olahraga Arab Saudi, seperti dikabarikan
BBC, mengatakan bahwa persiapan akan dimulai di tiga stadion di tiga kota besar tersebut sehingga mereka dapat siap untuk mengakomodasi keluarga dan wanita mulai awal 2018.
Ini adalah langkah lain untuk memberi lebih banyak kebebasan kepada wanita Saudi, yang semula menghadapi peraturan segregasi gender yang ketat.
Reformasi tersebut sejalan dengan rencana luas yang diumumkan oleh Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman untuk membawa perubahan sosial dan ekonomi ke kerajaan yang bergantung pada minyak, yang dikenal sebagai Vision 2030.
Pekan lalu, Pangeran Mohammed mengatakan bahwa kembalinya "Islam moderat" adalah kunci rencananya untuk memodernisasi negara tersebut.
Dia mengatakan bahwa 70 persen penduduk Saudi berusia di bawah 30 tahun dan mereka menginginkan kehidupan agama diterjemahkan dengan baik dalam bentuk toleransi.
[mel]