Langkah ini merupakan kontrol yang lebih ketat yang diambil setelah pihak berwenang menggagalkan rencana teror yang diduga hendak menurunkan pesawat yang meninggalkan Bandara Sydney pada bulan Juli lalu.
Dengan demikian, penangan bagasi Australia dan staf bandara yang bekerja di zona terbatas sekarang akan menjalani tes acak untuk melacak kemungkinan adanya jejak bahan peledak.
Inspeksi juga akan dilakukan terhadap barang-barang dan kendaraan karyawan.
Langkah itu diambil mengikuti kekhawatiran yang diajukan oleh pakar intelijen dan serikat pekerja tentang pemutaran staf, yang banyak di antaranya menggunakan kontrak biasa.
"Langkah-langkah ini memperkuat kontrol yang ada untuk memastikan petugas bandara diberi wewenang, diidentifikasi dengan benar dan dilatih dengan tepat sebelum memasuki daerah yang aman," kata Menteri Transportasi Darren Chester seperti dimuat
BBC awal pekan ini.
Pemerintah mengatakan sekitar 140.000 pekerja memiliki akses ke zona aman di bandara.
[mel]
BERITA TERKAIT: