Jeenbekov yang didukung oleh Almazbek Atambayev, memenangkan pemilu yang digelar secara langsung tersebut dengan lebih dari 50 persen suara yang dikantungi di putaran pertama.
Ia mengalahkan pesaing utamanya, Omurbek Babanov yang mendapat lebih dari sepertiga suara, yakni sekitar 33 persen.
Ini adalah pemilu bersejarah di negara tersebut, pasalnya, mantan republik Soviet, dan sekutu dekat Rusia, sekarang berada di jalur untuk transfer kekuatan damai pertama antara presiden terpilih sejak kemerdekaan pada tahun 1991.
Dua presiden pertama digulingkan oleh kerusuhan.
Tidak seperti negara-negara Asia Tengah lainnya, yang telah dijalankan oleh para pemimpin otoriter, Kyrgyzstan adalah sebuah negara demokrasi.
Presiden dibatasi untuk masa jabatan enam tahun terakhir di bawah sebuah konstitusi yang telah berlaku sejak 2010. Demikian seperti dimuat
BBC.
[mel]