Mereka mengklaim bahwa aksi mogok itu dilakukan karena adanya pelanggaran berat atas hak dan kebebasan yang tercermin saat pemungutan suara hari Minggu kemarin.
Pada saat itu, ratusan orang terluka saat polisi Spayol berupaya menghentikan referendum. Pasalnya, Spanyol menilai referendum itu ilegal. Kendati begitu, 2,2 juta orang dilaporkan menggunakan hak suara mereka di mana mayoritas setuju jika Catalunya merdeka.
Dikabarkan
BBC, pemogokan hari ini juga akan menyebabkan transportasi umum, sekolah dan klinik di Catalunya ditutup. Bukan hanya itu, universitas dan museum seni kontemporer kota juga akan ditutup.
Tim sepak bola Barcelona yang terkenal juga diperkirakan akan ikut ambil bagian dalam aksi tersebut.
Presiden Catalunya Carles Puigdemont mengatakan bahwa dia menginginkan sebuah pemahaman baru dengan pemerintah pusat di Madrid, namun pemerintah yang dipimpin oleh Perdana Menteri Mariano Rajoy, telah memperingatkan bahwa pihaknya dapat menangguhkan otonomi wilayah timur laut yang kaya tersebut.
[mel]
BERITA TERKAIT: