Dari total 513 anggota majelis rendah, 263 di antaranya memilih untuk menolak mengirim Temer ke meja hijau, sedangkan 227 lainnya memilih untuk setuju.
Dengan demikian, anggota parlemen oposisi gagal memenuhi syarat dukungan dua pertiga di majelis rendah untuk mengirim kasus ini ke Mahkamah Agung.
Temer menyambut postif hasil voting tersebut. Ia menilai hasil tersebut jelas dan tak terbantahkan.
"Dengan dukungan dari Majelis Rendah yang diberikan ke saya, kita akan meloloskan seluruh reformasi yang dibutuhkan oleh negara," jelas Temer.
"Sekarang, saatnya untuk berinvestasi ke negara kita. Brasil siap untuk kembali tumbuh," tambahnya seperti dimuat
BBC.
Temer diketahui dituduh menerima suap senilai 12 juta dolar AS dari bos raksasa pengemasan daging, JBS. Ia kerap membantah tuduhan tersebut.
[mel]
BERITA TERKAIT: