Mumi bisku tersebut berada di balik patung Buddha yang dicuri. Patung itu sendiri lebih dikenal dengan nama Patriarch Zhanggong.
Patung tersebut kemudian diketahui dibeli oleh seorang kolektor Belanda di Hong Kong tahun 1996 lalu.
Sejak saat itu, patung tak diketahui pasti keberadaanya hingga tahun 2015 lalu. Pada saat itu, patung berisi mumi biksu tersebut terlihat di sebuah pertunjukan di Budapest.
Sejak saat itu China berupaya mengambil kembali artefak itu.
Tapi sejauh ini hanya ada sedikit keberhasilan melalui pengadilan hukum.
Kasus terbaru diperumit oleh fakta bahwa kolektor Oscar van Overeem diyakini telah menukar patung tersebut dengan yang lain.
Keberadaan patung saat ini tidak jelas.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: