Ivanka menatakan bahwa tingkat kekejaman yang telah ayahnya alami jauh melampaui yang ia perkirakan.
Dalam wawancara dengan Fox and Friends morning TV show, dia mengatakan bahwa dia telah dibiarkan buta oleh keganasan beberapa serangan yang dilayangkan kepada ayahnya.
Ayahnya mendapat sorotan ketat di AS, termasuk penyelidikan Rusia dan ikatan bisnisnya.
"Ayah saya dan pemerintah ini berniat untuk bersikap transformatif, dan kami ingin melakukan hal-hal besar dan berani," kata Ivanka.
"Dengan segala kebisingan, dengan intensitas liputan media, akhirnya, kami benar-benar fokus pada mengapa orang Amerika memilih Donald Trump sebagai presiden mereka," sambungnya seperti dimuat
BBC.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.