Serangan tersebut menewaskan sedikitnya 30 orang dan melukai 35 lainnya.
Kelompok militan ISIS mengklaim serangan tersebut. Namun masih belum diketahui identitas pelaku ledakan bom bunuh diri tersebut.
Seorang petugas keamanan seperti dimuat Reuters, mengatakan bahwa penyerang tersebut adalah seorang wanita yang menyembunyikan bom di bawah kerudung besar.
Serangan tersebut terjadi karena ISIS akan kehilangan Mosul, ibukota de-facto dari kelompok Muslim Sunni garis keras di Irak, atas serangan Irak yang didukung AS diluncurkan pada bulan Oktober.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: