Krisis Diplomatik, Menlu AS Minta Negara-negara Teluk Tetap Bersatu

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Senin, 05 Juni 2017, 18:05 WIB
Krisis Diplomatik, Menlu AS Minta Negara-negara Teluk Tetap Bersatu
Rex Tillerson/Net
rmol news logo Menteri Luar Negeri AS Rex Tillerson meminta negara-negara Teluk untuk tetap bersatu dalam mengatasi perbedaan mereka setelah beberapa negara memutus hubungan diplomatik dengan Qatar.

"Kami tentu akan mendorong para pihak untuk duduk bersama dan mengatasi perbedaan ini," kata Tillerson saat berada di Sydney awal pekan ini (Senin, 5/6).

"Jika ada peran yang bisa kita mainkan dalam hal membantu mereka mengatasinya, kami pikir penting agar GCC (Gulf Cooperation Council) tetap bersatu," sambungnya seperti dimuat Channel News Asia.

Dalam krisis diplomatik paling serius di kawasan ini selama bertahun-tahun, tetangga Teluk Qatar Riyadh, Bahrain dan Uni Emirat Arab serta Mesir semua mengumumkan bahwa mereka memutuskan hubungan dengan Qatar.

Riyadh memotong hubungan diplomatik dan menutup perbatasan dengan tetangganya dengan dalih untuk melindungi keamanan nasional dari bahaya terorisme dan ekstremisme.

Tillerson mengatakan meski mengalami kebuntuan, dia tidak mengharapkannya memiliki dampak signifikan.

"Semua pihak yang Anda sebutkan cukup bersatu dalam perang melawan terorisme dan pertarungan melawan Daesh, ISIS, dan telah mengungkapkan hal yang baru-baru ini di KTT di Riyadh," tambahnya. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA