Akibat serangan ini, 26 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka.
Serangan terjadi saat kelompok tersebut tengah dalamperjalanan menuju sebuah biara.
Dikabarkan
Reuters berdasarkan saksi medis setempat, lelompok tersebut melakukan perjalanan dengan menggunakan dua bus dan sebuah truk kecil di provinsi Minya, yang merupakan rumah bagi minoritas Kristen yang cukup besar.
Saksi mata mengatakan bahwa orang-orang Koptik diserang saat mereka akan berdoa di Santo Samuel di bagian barat provinsi tersebut.
Mereka mengatakan bahwa pria bertopeng menghentikan kendaraan di tengah jalan dan melepaskan tembakan secara acak.
Orang Kristen Koptik, yang merupakan sekitar 10 persen dari populasi Mesir yang berjumlah 92 juta jiwa, telah menjadi subyek serangkaian serangan mematikan dalam beberapa bulan terakhir.
Masih belum diketahui soal siapa pelaku penembakan serta apa motif serangan tersebut.
[mel]
BERITA TERKAIT: