Gerilyawan Pakistan Diduga Aktor Di Balik Serangan Di Proyek "Jalur Sutra" China

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Jumat, 19 Mei 2017, 20:36 WIB
rmol news logo Sejumlah orang yang dicurigasi sebagai gerilyawan menembaki tiga pekerja Pakistan yang membangun jalan raya "Jalur Sutra" yang didanai China di barat daya Pakistan pada hari ini (Jumat, 19/5).

Belum ada pihak yang mengklaim serangan tersebut. Namun ini bukan kali pertama serangan semacam itu terjadi. Serangan sebelumnya di provinsi Baluchistan Pakistan telah dilepaskan oleh separatis yang khawatir proyek konstruksi tersebut merupakan tipu muslihat untuk mengambil alih tanah mereka.

Serangan minggu lalu diklaim oleh separatis Baluch Liberation Army (BLA).

Sementara itu, seperti dikabarkan Reuters, akibat serangan yang terjadi hari ini, tiga orang pekerja tewas saat tengah membangun jalan raya utama yang menghubungkan kota pelabuhan Gwadar ke ibukota provinsi Quetta. Satu di antaranya tewas di lokasi, sementara dua lainnya tewas di rumah sakit akibat luka yang dialami.

Diketahui bahwa pelabuhan Gwadar adalah titik keluar untuk rute yang direncanakan dari wilayah China barat jauh Xinjiang ke Laut Arab dan diperkirakan mulai berfungsi pada Juni 2018.

Pakistan mengharapkan sampai 4 persen perdagangan global melewatinya pada 2020.

Selama beberapa dekade, Baluchistan, di mana yurisdiksi polisi terbatas pada pusat-pusat kota besar, telah bergulat dengan sebuah kampanye yang dilakukan oleh militan separatis melawan pemerintah pusat untuk menuntut bagian yang lebih besar dari sumber daya wilayah yang kaya gas tersebut. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA