Pembaharuan itu merupakan langkah pelonggaran sanksi terhadap Iran dan merupakan bagian dari kesepakatan nuklir penting yang dibuat tahun 2015 lalu di bawah Presiden Barack Obama dengan lima kekuatan dunia lainnya.
Langkah tersebut berarti bahwa sanksi yang mencegah perusahaan AS melakukan transaksi atau berurusan dengan Iran akan tetap ditangguhkan untuk saat ini.
Sebagai gantinya, seperti dimuat
BBC, Iran telah berjanji untuk membatasi kegiatan nuklirnya, mengurangi pengayaan uraniumnya, rencana produksi plutonium, dan memungkinkan pemeriksa akses ke fasilitas.
Kesepakatan Amerika Serikat dan lima kekuatan dunia lainnya terhadap Iran tersebut kerap disebut Trump sebagai kesepakatan terburuk yang pernah ada.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: