Sang istri, Brigitte Macron tak jarang jadi sorotan selama pemilu Perancis digelar. Kisah cinta keduanya pun tak jarang dari perhatian publik. Pasalnya, usia keduanya terpaut 2 tahun, dengan sang istri yang berusia lebih tua.
Ketika mereka pertama kali bertemu, umur Macron masih 15 tahun, san Brigitte adalah seorang guru berusia 40 tahun yang sudah menikah yang melatihnya dalam sebuah drama sekolah.
Namun garis hidup mempertemukan keduanya dan membawa mereka pada pernikahan hingga saat ini. Brigitte pun akan segera memasuki istana presiden Elysee sebagai Ibu Negara.
Brigitte yang saat ini berusia 64 tahun itu pun setia mendukung dan memberikan bantuan bagi sang suami.
Ia selalu berada di sisi Macron selama kampanyenya, mengelola agendanya, mengedit pidatonya dan menasihatinya di panggung.
Untuk pidato kemenangannya setelah memenangkan putaran pertama pemilihan dua pekan lalu, Macron membawa istrinya ke podium dan mengucapkan terima kasih yang disambut dengan tepuk tangan meriah.
"Brigitte, selalu hadir, dan bahkan lebih lagi sekarang, tanpa dia, aku tidak akan menjadi diriku," kata Macron pada saat itu.
Saat sang suami menjabat sebagai Menteri Ekonomi, Brigitte hadir secara diam-diam saat bertemu dengan pejabat di gedung Bercy modernis oleh Seine di Paris timur.
"Dia menghabiskan banyak waktu di sini karena pandangannya penting bagi saya, karena dia membawa atmosfer yang berbeda, itu penting. Hidup saya ada di sini, Anda tidak dapat bekerja dengan baik jika Anda tidak bahagia," kata Macron dalam pertemuan staf terakhirnya setelah Dia mengundurkan diri dari pemerintah Belanda pada Agustus 2016.
[mel]
BERITA TERKAIT: