
China mendesak Amerika Serikat dan Korea Utara untuk mundur dari ambang konflik yang berpotensi bencana setelah Pyongyang menekankan siap bertindak dalam hal serangan pre-emptive.
Menteri Luar Negeri China Wang Yi mengatakan bahwa situasi di semenanjung Korea saat ini tengah genting di mana konflik dapat pecah setiap saat.
“Kami menyerukan kepada semua pihak untuk menahan diri dari memprovokasi dan mengancam satu sama lain, baik dalam kata-kata atau tindakan, dan tidak membiarkan situasi sampai ke tahap ireversibel dan tidak terkendali,†kata Wang seperti dimuat
The Guardian.
“Jika perang terjadi, hasilnya adalah situasi di mana semua orang kehilangan dan tidak ada pemenang," tambahnya.
Diketahui bahwa situasi di semenanjung tegang terutama pasca Amerika Serikat mengirimkan kapal perang ke kawasan semenanjung. Korea Utara memperingatkan bahwa setiap provokasi yang timbul dari Amerika Serikat akan menyebabkan respon yang buruk.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: