Mereka yang diamankan adalah seorang pria asal Kuwait dan seorang wanita yang tengah hamil lima bulan asal Suriah.
Keduanya diamankan tak lama setelah tiba di Filipina pekan ini.
Pria asal Kuwait itu bernama Husain al-Dhafiri dan wanita Suriah yang diamankan bernama Rajaf Zina. Mereka tinggal dan bekerja di Manila sejak Januari tahun ini.
Menteri Kehakiman Filipina Vitaliano Aguirre mengatakan bahwa al-Dakiri akan dideportasi ke Kuwait di mana ia diduga membuat plot serangan bom. Sedangkan Zina akan dideportasi ke Qatar, negara di mana ia terakhir datang.
"Kami hanya berspekulasi mengapa mereka berada di Filipina," kata Aguirre setelah pihak imigrasi mengatakan kedua telah melakukan perjalanan ke Davao di selatan dan Cebu di Filipina tengah.
Mereka pertama kali datang ke Filipina tahun lalu dengan visa turis namun kembali pada bulan Januari dengan visa kerja setelah agen tenaga kerja Kuwait mempekerjakan mereka.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: