Departemen Kehakiman Amerika Serikat menyebut bahwa diplomat bernama Candace Marie Claiborne itu mengenal dua pria China yang bekerja dengan lembaga keamanan China.
Ia bertukar informasi rahasia Amerika Serikat dengan imbalan uang dari dua intelijen China itu.
Selain mendapatkan uang tunai, Claiborne juga mendapatkan sejumlah hadiah, seperti iPhone, dan dibiayai biaya sekolah fashion, sewa apartemen, mesin jahit, liburan dan sejumlah kebutuhan Claiborne lainnya.
"Candace Marie Claiborne adalah pekerja Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat yang memiliki tahasia negara dan diketahui membocorkannya ke intelijen asing China dengan imbalan ribuan dolar dan hadiah serta sejumlah manfaat," kata Asisten Jaksa Mary McCord dalam sebuah pernyataan seperti dimuat
Reuters.
"Claiborne menggunakan kepemilikannya dan aksesnya kepada data diplomatik yang sensitif untuk keuntungan pribadi," sambungnya.
[mel]
BERITA TERKAIT: