Menurut keterangan Gedung Putih pada Rabu (29/3), Ivanka resmi diangkat menjadi karyawan yang tak dibayar dengan jabatan"Asisten Presiden".
Putri pertama Trump itu diketahui sebelumnya mandapat banyak sorotan publik terkait peran informal Ivanka dalam pemerintahan Trump.
Pasalnya, Ivanka sering terlihat mendampingi sang ayah dalam pertemuan dan kesempatan penting terkait urusan negara. Ivanka pun diberikan kantor di West Wing dan mendapatkan izin keamanan. Padahal secara resmi Ivanka sebelumnya belum mendapatkan jabatan resmi di Gedung Putih.
Kritikus menilai bahwa peran Ivanka harus dibuat resmi larena terkait dengan transparansi karyawan federal dan standar etika, termasuk adanya hukum yang melarang konflik kepentingan.
Ivanka sendiri mengatakan bahwa ia mendengar dan menyadari kekhawatiran beberapa pihak soal perannya.
Dalam sebuah pernyataan seperti dimuat
BBC, Ivanka mengatakan bahwa ia telah dan akan bekerja dengan itikad baik dengan pejabat dan penasihat Gedung Putih.
Dengan resminya jabatan Ivanka di Gedung Putih, maka setidaknya telah ada dua keluarga dekat Trump yang menduduki posisi penting di Gedung Putih. Selai Ivanka, sang suami Ivanka yakni Jared Kushner telah memiliki jabatan penting sebelumnya di Gedung Putih, yakni sebagai penasihat senior Presiden Donald Trump.
[mel]
BERITA TERKAIT: