Laptop Berisi Data Pemilih Hong Kong Dicuri

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Selasa, 28 Maret 2017, 20:18 WIB
rmol news logo . Dua buah laptop berisi informasi pribadi pemilih Hong Kong ternyata dicuri dari tempat cadangan untuk pemilihan kepala eksekutif akhir pekan kemarin.

Kantor Pemilihan Hong Kong awal pekan ini mengumumkan insiden tersebut kepada publik.

Data pribadi dapat mencakup nama, nomor kartu identitas dan nomor telepon selular.

Kantor pemilihan tidak menyebut berapa banyak data yang ada di dalam laptop tersebut danhanya mengatakan bahwa jumlah data pribadi yang terlibat adalah "cukup".

Hong Kong sendiri diketahui memiliki sekitar 3,7 juta pemilih yang terdaftar.

Selain daftar pemilih, laptop yang hilang itu juga berisi nama lengkap dari 1.200 anggota dalam komite Carrie Lam, kepala eksekutif perempuan Hong Kong yang baru terpilih akhir pekan kemarin.

Dikabarkan Channel News Asia, laptop telah dicuri dari ruang terkunci di AsiaWorld-Expo, sebuah situs cadangan yang ditunjuk untuk pemilihan kepala eksekutif.

Dalam sebuah pernyataan, kantor pemilu mengatakan hilangnya perangkat dapat menyebabkan kebocoran informasi pribadi, namun menekankan bahwa data telah dienkripsi.

Ia menambahkan bahwa hal itu akan berhubungan dengan polisi dan akan melakukan peninjauan terkait insiden tersebut. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA