Utusan AS Di PBB: Larangan Nuklir Tidak Realistis

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Selasa, 28 Maret 2017, 17:25 WIB
Utusan AS Di PBB: Larangan Nuklir Tidak Realistis
Nikki Haley/BBC
Kecil Besar
rmol news logo . Larangan nuklir di seluruh dunia tidaklah realistis. Pasalnya, keamanan nasional memerlukan senjata nuklir untuk melindungi diri dari aktor jahat yang tidak bisa dipercaya.

Begitu kata utusan Amerika Serikat untuk PBB Nikki Haley awal pekan ini.

"Tidak ada yang saya inginkan lebih bagi keluarga saya selain dunia tanpa senjata nuklir. Tapi kita harus realistis," kata Nikki dalam pertemuan di PBB untuk membahas soal perjanjian baru terkait nuklir.

"Apakah ada orang yang percaya bahwa Korea Utara akan setuju untuk larangan senjata nuklir?" sambungnya seperti dimuat BBC.

Konferensi PBB itu digelar untuk menegosiasikan perjanjian larangan nuklir yang mengikat secara hukum dan akan diumumkan pada bulan Oktober mendatang.

Inggris, Prancis, Israel, Rusia dan Amerika Serikat memiih "tidak" untuk perjanjian larangan nuklir. Sementara itu China, India dan Pakistan abstain. [mel]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA