Dalam aksi unjuk rasa tersebut, ribuan orang turun ke jalanan Minsk dan sejumlah kota lainnya. Mereka menentang retribusi 230 dolar AS bagi mereka yang menganggur selama enam bulan.
Pihak penyelenggara aksi menyebut aksi itu adalah Freedom Day.
Pawai di ibukota Minsk berlangsung pada ulang tahun ke-99 dari proklamasi Republik Rakyat Belarusia.
Demonstran mencoba untuk berbaris salah di satu jalan utama di Minsk, namun diblokir oleh polisi yang mulai menangkapi mereka, bersama dengan wartawan yang meliput protes.
Untuk diketahui bahwa mereka memprotes keputusan Presiden Alexander Lukashenko yang mengatakan bahwa orang-orang yang bekerja kurang dari 183 hari setahun tidak harus membayar pajak tahun ini dan mengatakan mereka yang sudah dibayar tahun lalu akan diberi kompensasi jika mereka menemukan pekerjaan.
Menurut pemeriksaan pajak baru-baru ini, 470.000 orang harus membayar pajak tetapi hanya 50.000 telah melakukannya.
Presiden Alexander Lukashenko menegaskan bahwa aturan itu tidak akan dihapus. Ia menilai bahwa aturan itu menerapkan disiplin bagi masyarakat untuk bekerja.
Mereka yang kontra dengan hal itu menilai bahwa aturan menghukum mereka yang tidak dapat menemukan pekerjaan.
[mel]
BERITA TERKAIT: