60 Tahun Perjanjian Roma, Uni Eropa Tegaskan Persatuan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Minggu, 26 Maret 2017, 17:55 WIB
60 Tahun Perjanjian Roma, Uni Eropa Tegaskan Persatuan
Pendukung Uni Eropa/BBC
rmol news logo Para pemimpin Eropa menekankan perlunya persatuan negara-negara yang tergabung dalam blok Uni Eropa.

Hal itu dibuat di tengah perayaan di ibukota Italia akhir pekan ini, bersamaan dengan perayaan 60 tahun sejak Perjanjian Roma ditandatangani.

Komitmen persatuan antara negara-negara Uni Eropa pun dituangkan ke dalam deklarasi baru untuk menghormati perjanjian 1957 yang menjadi pondasi bagi pembangunan blok tersebut. Komitmen baru itu ditandatangani oleh perwakilan dari 27 negara, tidak termasuk Inggris.

Dalam acara itu, Perdana Menteri Inggris Theresa May tidak ikut hadir, mengingat Inggris saat ini tengah memulai proses Brexit atau hengkangnya Inggris dari Uni Eropa.

Kepala Komisi Eropa, Jean-Claude Juncker mengatakan bahwa situasi saat ini membawa optimisme baru bagu Uni Eropa ke depannya.

Di Bukit Capitoline, di mana enam awal menandatangani Perjanjian Roma pada tanggal 25 Maret 1957, 27 pemimpin menempatkan nama mereka untuk deklarasi persatuan.

"Buktikan hari ini bahwa Anda adalah pemimpin Eropa, yang dapat Anda merawat warisan besar ini kita warisi dari para pahlawan integrasi Eropa 60 tahun yang lalu," kata Presiden Dewan Eropa Donald Tusk.

"Eropa sebagai entitas politik baik akan bersatu, atau tidak akan sama sekali," tambahnya seperti dimuat BBC. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA