
Pemerintah separatis Catalunya kembali mendesak pemerintah pusat Spanyol untuk membiarkan adanya referendum kemerdekaan seperti yang dilakukan Skotlandia pada tahun 2014 dengan persetujuan London.
"Pemerintah Inggris dan Skotlandia menyetujui referendum," kata presiden pemerintah Catalan daerah, Carles Puigdemont, dan wakil presidennya, Oriol Junqueras dalam sebuah surat yang diterbitkan di koran harian El Pais seperti dikutip AFP .
"Dan segala sesuatu menunjukkan bahwa Skotlandia dan Inggris akan sekali lagi setuju pada perayaan referendum baru pada kemerdekaan," sambungnya.
Menteri Pertama Skotlandia Nicola Sturgeon, awal pekan ini menuntut referendum kemerdekaan yang baru pada awal 2019, setelah ketentuan keluar Inggris dari Uni Eropa yang lebih jelas.
Di Skotlandia sendiri referendum sebelumnya digelar tahun 2014 dengan 55 persen suara mendukung Skotlandia untuk tetap menjadi bagian dari Inggris.
"Skenario dari referendum yang disepakati adalah apa yang kita inginkan di Catalunya," sambung surat tersebut.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: