Insiden Kapal Sewol sendiri menewaskan lebih dari 300 orang. Kebanyakan dari para korban adalah anak-anak.
Feri Sewol yang secara struktural tidak sehat, kelebihan beban dan bepergian terlalu cepat pada tikungan, terbalik dan tenggelam saat pelayaran rutin pada tanggal 16 April, 2014. Kapal tenggelam hingga ke kedalaman 44 meter di wilayah pulau barat daya Jindo.
Dari mereka yang tewas, 250 anak tengah dalam perjalanan sekolah. Ironinya, banyak dari mereka mematuhi instruksi awak untuk tetap berada di kabin, bahkan saat sebagian anggota kru kapal sendiri melarikan diri kapal tenggelam.
Keluarga dari para korban telah menyerukan kapal untuk diangkat demi penyelidikan mendalam.
Sebuah perusahaan China telah memasang 33 balok di bawah lambung, yang akan diangkat oleh 66 jack hidrolik.
Sistem ini telah diuji pada hari Minggu dan diharapkan upaya bisa dilakukan untuk mengangkat kapal pada saat pasang surut yang tepat, pada sekitar bulan April.
[mel]