
Taiwan berencana untuk memperbaharui jet tempur F-16 dan akan mencari versi mutakhir pesawat siluman dari Amerika Serikat dalam menghadapi ancaman militer yang berkembang dari negeri tirai bambu.
Menteri Pertahanan Taiwan, Feng Shih-kuan, mengatakan kepada anggota parlemen (Jumat, 17/3) bahwa negara berfokus pada perangkat murah tapi efektif untuk menghadapi perang asimetris dan memerangi ancaman di udara dan laut.
Ia menjabarkan bahwa anggaran yang dialokasikan adalah 2.05 persen dari ekonomi Taiwan tetapi ia berharap hal itu akan meningkat menjadi hampir 3 persen pada tahun depan.
Pengumuman ini mengikuti peluncuran 11.4 miliar anggaran pertahanan tahun ini, meningkat kurang dari 1 persen dari tahun lalu.
Anggaran pertahan Taiwan itu tentu jauh bila dibandingkan dengan anggaran pertahanan yang dialokasikan oleh China di mana tahun ini meningkat sebesar 7 persen menjadi sekitar 151 miliar dolar AS.
Selama pengumuman Feng, Letnan Jenderal Chiang Chen-chung mengatakan pasukan Taiwan mampu menyerang pangkalan China di seberang Selat Taiwan yang memiliki lebar 160km.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: