
Peneliti Malaysia menggunakan sampel DNA dari anak Kim Jong Nam yang berada di luar negeri untuk mengkonfirmasi identitas korban pembunuhan di bandara Kuala Lumpur tanggal 13 Februari lalu.
Begitu penegasan dari Wakil Perdana Menteri Ahmad Zahid Hamidi (Kamis, 16/3)
Ia mengatakan bahwa para pejabat Malaysia bepergian ke luar negeri ke lokasi yang dirahasiakan untuk mengumpulkan sampel DNA.
"DNA diambil dan dibawa ke Malaysia dan pencocokan dibuat dan kami menegaskan bahwa tubuh milik Kim Jong Nam," tegasnya seperti dimuat
Channel News Asia.
Malaysia menyebut bahwa jasad tersebut benar adalah Kim Jong Nam, kakak tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong Un. Namun pihak Korea Utara menyebut bahwa yang tewas itu adalah Kim Chol, pemegang paspor diplomatik Korea Utara.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: