
Seorang aktivis Thailand dibui karena mengolok-olok salah satu lagu pemimpin junta militer Prayuth Chan-ocha di Facebook pekan ini.
Aktivis bernama Veera Somkwamkid itu didakwa dengan kejahatan cyber untuk menerbitkan materi yang kritis terhadap pemerintah.
Somkwamkid juga didakwa dengan tuduhan mengimpor data komputer palsu dengan mem-posting pernyataan bahwa sebagian warga Thailand kurang percaya diri dalam pemerintahan militer, yang mengambil alih kekuasaan pada kudeta 2014.
Lagu yang diolok-olok itu sendiri diketahui ditulis oleh Perdana Menteri Prayuth dan berisi janji-janji bagi warga Thailand.
Namun Somkwamkid membantah semua tuduhan.
"Saya bertujuan bahwa postingan saya adalah didasarkan pada hak saya atas kebebasan untuk bertanya pada pendapat orang," jelasnya.
Prayuth sendiri diketahui telah menulis sejumlah lagu sejak menjabat Perdana Menteri.
Lagu-lagu yang diciptakannya sering diputarkan di radio dan dinyanyikan oleh paduan suara di sejumlah kesempatan.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: