Video Anak Ganggu Ayah Wawancara Munculkan Perdebatan Soal Rasisme

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Senin, 13 Maret 2017, 12:01 WIB
Video Anak Ganggu Ayah Wawancara Munculkan Perdebatan Soal Rasisme
Prof Kelly saat wawancara dengan BBC/The Guardian
Kecil Besar
rmol news logo Sebuah video tak lebih dari satu menit dari kutipan wawancara via sambungan video antara BBC dengan seorang ilmuwan politik Prof Robert Kelly tersebar viral dan dilihat ratusan juta kali. (Lihat videonya di sini)

Sebenarnya, tak ada yang aneh dari video wawancara tersebut. Pembaca berita BBC dan Prof Kelly tengah membahas soal lengsernya Presiden Korea Selatan Park Geun-hye pekan lalu.

Namun yang menjadi menarik adalah, ketika Prof Kelly tengah serius menjelaskan analisnya soal masalah tersebut, tiba-tiba dari belakang muncul seorang anak balita dan disusul adiknya yang lebih kecil. Video itu memang diambil secra langsung saat Prof Kelly berada di kamarnya.

Kedua anak tersebut tampak bermain-main di belakangnya sebelum seorang wanita berwajah Asia tampak panik dan segera menarik kedua anak tersebut untuk keluar kamar.

Video tersebut banyak mendapat komentar baik bernada positif maupun negatif di media sosial.

Ada yang menilainya sebagai sesuatu hal yang lucu, namun ada juga yang menganalisa lebih jauh dari itu.

Tak sedikit netizen yang menyoroti kehadiran wanita Asia yang tampak panik menarik kedua balita tersebut. Tak sedikit netizen yang mengasumsikan wanita tersebut merupakan pengasuh. Ia tampak panik karena lalai dalam menjaga anak dan terancam kehilangan pekerjaanya.

Padahal, pada kenyataanya, wanita tersebut adalah istri Prof kelly yang berasal dari Korea Selatan bernama Jung-a Kim.

Masalah ini pun telah menimbulkan perdebatan sengit, dengan beberapa netizen menyebutnya sebagai rasisme sistemik.

"Apakah kita benar-benar masih pada tahun 2017 ini secara terbuka stereotip? Melihat seorang wanita Asia di dalam rumah seorang pria kulit putih dengan anak-anak dan mengatakan kepada diri sendiri: 'Ya, itu pengasuh," tulis seorang wartawan Jen McGuire di Romper.com.

Sementara itu Roxane Gay, penulis Bad Feminis menulis di akun twitternya bahwa,  'Video yang paling menarik menunjukkan bahwa kita memiliki lebih banyak pekerjaan untuk dilakukan daripada yang pernah saya pikirkan,".

Seorang netizen menanggapi cuitan Gay dengan menyebut bahwa, "Saya pikir itu adalah asumsi yang adil. Dia terlihat seperti lebih muda dan tampak seperti etnis yang berbeda dari anak-anaknya,".

Gay menanggapinya dengan menyebut bahwa, "Itu hanya asumsi yang adil jika Anda rasis,".

"Beberapa dari Anda harus melihat panjang dan keras mengapa Anda menganggap ibu yang pengasuh,' sambung Gay.

Phil Yu, seorang blogger di Angry Asia Man, mengatakan bahwa insiden ini telah menunjukkan betapa orang-orang telah jatuh kembali pada stereotip.

"Ada stereotip perempuan Asia sebagai budak, sebagai pasif, sebagai pemenuhan beberapa jenis peran layanan," katanya kepada Los Angeles Times.

"Banyak orang berasumsi bahwa Kim adalah pembantu, bukan ibu anak-anak, itu didasarkan pada stereotip rasial tentang peran yang dimainkan oleh wanita Asia," tulis pengamat lainnya, Herlie Cheung di BBC. [mel]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA