Masing-masing penyedia layanan terus memperbaiki fitur dan teknologi asistena suata yang membantu pengguna mencari atau menggunakan fungsi tertentu di perangkat smartphone hanya dengan suara.
Sebut saja Apple Inc (AAPL.O), Amazon.com Inc (AMZN.O), Microsoft Corp (MSFT.O) dan sekarang Alphabet Inc (GOOGL.O) Google semua menawarkan asisten suara elektronik untuk menerima perintah pengguna.
Siri besutan Apple adalah yang tertua dari jenisnya. Peneliti dan juga chief executive officer dari Allen Institute Artificial Intelligence di Seattle Oren Etzioni mengatakan bahwa Apple telah memimpin fitur untuk memahami perkataan dan menjawab pertanyaan.
Hal yang membedakan Siri dengan aplikasi sejenis dari produsen berbeda adalah, Siri bisa memahami 21 bahasa yang digunakan di sekitar 36 negara.
Rivalnya, Microsoft Cortana, berupaya mengikuti kesuksesan Siri dengan kemampuan saat ini mamahami delapan bahasa yang digunakan di 13 negara. Sedangkan Google Assistant bisa memahami empat bahasa dan Alexa dari Amazon hanya bisa memahami bahasa Inggris dan Jerman.
Siri tidak ssegera puas dengan pencapaian saat ini dan tengah bersiap untuk bisa memahami dialek khusus yang hanya digunakan di Shanghai China.
Apple memahami bahwa penggunaan dialek atau logat lokal juga merupakan elemen penting dalam pemahaman bahasa.
[mel]