
Terminal bandara di mana kakak tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong Un yakni Kim Jong Nam tewas dengan agen saraf tewas telah dinyatakan bebas dari bahaya oleh polisi Malaysia.
Penegasan itu dibuat setelah tim keamanan dengan baju pelindung menyapu wilayah untuk membersihan racun yang mungkin tersisa akhir pekan ini.
Menteri Kesehatan Malaysia mengatakan bahwa hasil otopsi atas jasad Kim Jong Nam menemukan bahwa racun menyebabkan kelumpuhan yang sangat serius.
Pengujian menunjukkan bahwa Kim tewas oleh agen saraf yang sangat beracun VX.
VX diklasifikasikan sebagai senjata pembunuh massal oleh PBB. Jumlah yang tidak lebih besar dari beberapa butir garam saja bisa membunuh setelah zat kimia itu terhirup, tertelan atau terserap. Gejala yang muncul adalah pengelihatan kabur, sakit kepala, bahkan hingga kejang-kejang, kelumpuhan dan kegagalan pernafasan yang berujung pada kematian.
Zat kimia itu diolesi oleh tersangkan WNI Siti Aisyah dan seorang wanita Vietnam. Aisyah sendiri mengaku tertipu karena semula hanya mengetahui bahwa ia dibayar untuk mengolesi baby oil ke wajah Kim Jong Nam sebagai bentuk lelucon.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: