Penyerang yang maish belum teridentifikasi itu menembaki orang-orang di dalam klub malam Reina di Ankara secara acak. Usai melakukan aksinya, ia pergi melarikan diri.
Sebanyak 39 orang tewas, sebagian di antaranya adalah warga negara asing. Sementara itu pukuhan lainnya mengalami luka-luka.
Motif serangan itu masih belum diketahui, namun kecurigaan telah ditujukkan pada kelompok militan ISIS yang sudah melakukan setidaknya dua serangan teror tahun lalu.
Presiden Turki mengatakan bahwa merka yang melancarkan serangan di Turki tengah membuat kekacauan di negara tersebut.
"Mereka berusaha untuk merusak moral kami dan mengguncang negara," kata Erdogan.
Selain itu, Menteri Dalam Negeri Turki Suleyman Suylu mengkonfirmasi bahwa pemburuan masih terus dilakukan dan ribuan pasukan juga tengah dilakukan.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: