Hal itu pun akan ia sampaikan kepada Presiden Amerika Serikat terpilih Donald Trump pada Kamis pekan depan.
"Ini akan menjadi pertemuan penting untuk membangun kepercayaan," kata Menteri Luar Negeri Jepang Fumio Kishida (Minggu, 13/11).
"Kami juga ingin menggunakan kesempatan ini untuk menekankan pentingnya aliansi Jepang-Amerika Serikat," tambahnya.
Abe dijadwalkan akan bertemu dengan Trump di New York sebelum melanjutkan perjalanan ke Peru untuk menghadiri pertemuan puncak Asia-Pasifik.
Kishida menegaskan posisi lama Jepang bahwa ia tidak memiliki rencana untuk memiliki senjata nuklir.
Hal itu sekaligus membantah tudingan Trump yang dalam kampanyenya terdahulu pernah menyebut bahwa Jepang merupakan satu-satunya negara yang pernah menderita akibat pemboman nuklir dan mungkin akan mengadopsi senjara nuklir.
"Saya tidak percaya Jepang akan memiliki senjata nuklir. Prinsip ini tidak akan berubah," kata Kishida.
[mel]
BERITA TERKAIT: