
PBB siap memulai kembali konvoi bantuan kemanusiaan di Suriah setelah sempat terhenti awal pekan ini karena adanya serangan.
Truk-truk pembawa bantuan mulai bergerak kembali ke daerah-daerah konflik di Suriah dengan hati-hati.
Utusan PBB untuk Suriah, Staffan di Mistura mengatakan bahwa Amerika Serikat dan Rusia memiliki tanggungjawab untuk menjamin bahwa konvoi bantuan kemanusiaan dapat menjalankan tugasnya dengan situasi kondusif.
"Mereka harus memerintah, mereka harus meyakinkan mitra mereka sendiri bahwa ini adalah serius. Alternatifnya adalah kekacauan, adalah perang. Jadi saya tetap optimis," ujarnya seperti dimuat
BBC.
Sebelumnya di PBB, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry mengatakan masa depan Suriah tergantung pada seutas benang.
Pasalnya, gencatan senjata yang pekan kemarin terjadi di Suriah gagal di tengah jalan akibat adanya serangan. Hal itu mengangkat keraguan yang mendalam mengenai masa depan perdamaian di Suriah.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: