
Seorang atlet paralimpik asal Afrika Selatan Tyrone Pillay mengecam maskapai penerbangan South African Airways karena menolaknya naik sebagai penumpang.
Atlet peraih medali perunggu untuk cabang olahraga tolak peluru itu mengatakan bahwa ia dicegah naik pesawat untuk penerbangan internal dari Johannesburg ke Durban sepulangnya dari Olimpia Rio.
Ia dicegat ikut penerbangan karena menggunakan kaki palsu.
Di akun twitternya, ia menyebut bahwa pihak maskapai mencegatnya dengan tidak sopan.
"Tidak bisa dipercaya bahwa saya diperlakukan seperti ini setelah memenagkan medali bagi negara saya," tulis Pillay.
Namun pihak maskapai membela tindakan tersebut.
"Kebijakan kami membuat ketentuan untuk perangkat bantu penumpang yang akan dibawa ke kabin," kata juru bicara maskapai Tlali Tlali.
"Namun kaki palsu Pillay ada di bawah klasifikasi yang bisa diizinkan," sambungnya. [mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: